Seagames adalah pesta olahraga se Asia Tenggara. Pesta olahraga ini dimulai tahun 1950an dengan nama Peninsular Games dan diadakan setiap 3 tahun sekali, namun Indonesia belum ikut serta pada tahun itu, pesertanya Cuma ada Thailand, Malaysia, Myanmar, Vietnam. Semenjak tahun 1977 Peninsular Games berganti nama menjadi Sea Games dan diadakan setiap 2 tahun sekali, baru Indonesia ikut serta dalam pesta olahraga terbesar se Asia Tenggara itu.
Seagames tahun 2011 ini adalah seagames ke 28, dan Indonesia sudah 4 kali menjadi tuan rumah yaitu pada tahun 1979, 1987, 1997, dan 2011. Seagames tahun ini diadakan di Palembang dengan 18 cabang dan 24 cabang di Jakarta, dari tanggal 11-22 november 2011. Seagames ini dibuka secara resmi oleh presiden SBY dan ditutup oleh wapres Budiyono. Anggota atau peserta Seagames yaitu Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, Myanmar, Laos, Kamboja, Brunei Darussalam, dan Timor Leste. Seagames tahun ini Indonesia meraih juara umum dengan perolehan 182 emas, 143 perak, 141 perunggu.
Seagames kali ini serasa berbeda dengan Seagames terdahulu, terutama dalam bidang olahraga sepakbola. sangat menarik minat rakyat Indonesia untuk menyaksikannya secara langsung, dan mendukung timnas indonesia. walaupun tidak hanya dibidang sepakbola saja tapi semua bidang olahraga mendapat sambutan hangat dari masyarakat Indonesia.
Senin, 05 Desember 2011
Caraku Mengontrol Keuanganku
Namanya manusia tidak akan pernah puas dengan sesuatu, banyak keinginan yang ingin dicapai ingin membeli ini dan itu padahal belum tentu barang yang kita beli itu berguna atau kita pakai. Jadi kita harus bisa membedakan mana yang disebut kebutuhan dan keinginan. Dan jujur paling susah mengontrol suatu keinginan, apalagi jika kita mempunyai uang banyak, yang namanya kebutuhan dan keinginan itu hampir sama prioritasnya.
Saya pribadi untuk mengontrol keuangan dengan cara menulis apa saja yang dibutuhkan untuk seminggu kedepan, karena uang jajan diberikan oleh orangtua per minggu jadi saya harus bisa mengatur pengeluaran selama seminggu ke depan. Biasanya untuk ongkos, dan makan sudah saya targetkan sendiri. Dan sisanya bisa saya gunakan untuk ditabung atau pergi bersama teman-teman. Kata orangtua saya, yang penting jangan sampai lupa atau telat makan. Jadi prioritas utama saya, yaitu makan.
Saya pribadi untuk mengontrol keuangan dengan cara menulis apa saja yang dibutuhkan untuk seminggu kedepan, karena uang jajan diberikan oleh orangtua per minggu jadi saya harus bisa mengatur pengeluaran selama seminggu ke depan. Biasanya untuk ongkos, dan makan sudah saya targetkan sendiri. Dan sisanya bisa saya gunakan untuk ditabung atau pergi bersama teman-teman. Kata orangtua saya, yang penting jangan sampai lupa atau telat makan. Jadi prioritas utama saya, yaitu makan.
TEKNIK PENGUMPULAN DATA
A. ANGKET
Angket (self-administered questionnaire) adalah teknik pengumpulan data dengan menyerahkan atau mengirimkan daftar pertanyaan untuk diisi sendiri oleh responden. Responden adalah orang yang memberikan tanggapan atas atau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.
Keuntungan teknik angket adalah :
1) Angket dapat menjangkau sampel dalam jumlah besar karena dapat dikirimkan melalui pos.
2) Biaya yang diperlukan untuk membuat angket relative murah.
3) Angket tidak terlalu mengganggu responden karena pengisiannya ditentukan oleh responden sendiri sesuai dengan kesediaan waktunya.
Kerugian teknik angket adalah :
1) Jika angket dikirimkan melalui pos, maka persentase yang dikembalikan relative rendah.
2) Angket tidak dapat digunakan untuk responden yang kurang bisa membaca dan menulis.
3) Pertanyaan-pertanyaan dalam angket dapat ditafsirkan salah dan tidak ada kesempatan untuk mendapat penjelasan.
Pertanyaan dalam instrument penelitian dibedakan menjadi dua :
1. Pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang jawabannya tidak disediakan sehingga responden bebas menuliskan jawabannya sendiri. Keuntungannya yaitu memberikan kebebasan kepada responden untuk memberikan jawaban yang sesuai dengan pandangannya. Dan kerugiannya yaitu sulit mengolahnya karena harus membaca semua jawaban yang diberikan dan kemudian menggolong-golongkannya.
2. Pertanyaan tertutup adalah pertanyaan yang jawabannya sudah disediakan sehingga responden hanya tinggal memilih salah satu jawaban yang sudah disediakan dengan memberikan tanda, missal dengan melingkari huruf di depan jawaban yang dipilih. Keuntungannya yaitu mudah mengolah. Dan kerugiannya yaitu tidak memberikan kebebasan kepada responden untuk memberikan jawabannya.
Dalam membuat jawaban alternative untuk pertanyaan-pertanyaan tertutup perlu memperhatikan ketentuan-ketentuan berikut :
1. Penggolongan hanya didasarkan atas satu prinsip atau satu dimensi.
2. Golongan-golongan yang dibuat harus saling meniadakan.
3. Golongan-golongan yang dibuat harus menyeluruh.
Pedoman yang harus diperhatikan dalam membuat pertanyaan-pertanyaan atau pernyataan-pernyataan untuk instrument penelitian (Rubin & Babbie, 1989) :
1. Pertanyaan atau pernyataan harus jelas dan tidak meragukan.
2. Hindari pertanyaan atau pernyataan ganda.
3. Responden harus mampu menjawab.
4. Pertanyaan-pertanyaan atau pernyataan-pernyataan harus relevan.
5. Pertanyaan atau pernyataan yang pendek adalah yang terbaik.
6. Hindari pertanyaan, pernyataan, atau istilah yang bias, termasuk tidak menanyakan atau mengajukan pertanyaan yang sugestif.
Menurut Rubin & Babbie (1989) menyarankan urutan pertanyaan yang berbeda antara angket dan wawancara. Untuk angket dimulai dengan pertanyaan menarik, sedangkan wawancara pertama kali perlu dijalin hubungan baik dengan responden.
B. WAWANCARA
Wawancara (interview) adalah pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan secara langsung oleh pewawancara (pengumpul data) kepada respoden, dan jawaban-jawaban responden dicatat atau direkam dengan alat perekam (tape recorder).
Keuntungan wawancara adalah :
1. Wawancara dapat digunakan pada responden yang tidak bisa membaca dan menulis.
2. Jika ada pertanyaan yang belum dipahami, pewawancara dapat segera menjelaskannya.
3. Wawancara dapat mengecek kebenaran jawaban responden dengan mengajukan pertanyaan pembanding, atau dengan melihat wajah atau gerak-gerik responden. Kecuali melalui telepon.
Kerugian wawancara adalah :
1. Wawancara memerlukan biaya yang sangat besar untuk perjalanan dan uang harian pengumpul data.
2. Wawancara hanya dapat menjangkau jumlah responden yang lebih kecil.
3. Kehadiran pewawancara mungkin mengganggu responden.
Daftar pertanyaan disebut interview schedule, sedangkan catatan garis besar tentang pokok-pokok yang ditanyakan disebut pedoman wawancara (interview guide).
Beberapa hal yang peru diperhatikan untuk mendapatkan penerimaan dan kerja sama yang baik :
1) Penampilan fisik pewawancara, termasuk pakaian.
2) Sikap dan tingkah laku pewawancara, harus sopan.
3) Identitas pewawancara
4) Persiapan pewawancara, memahami dan menguasai pertanyaan.
C. OBSERVASI
Observasi atau pengamatan yaitu pengamatan dengan menggunakan indera penglihatan yang berarti tidak mengajukan pertanyaan-pertanyaan.
Keuntungan observasi adalah :
1. Data yang diperoleh adalah data yang dikumpulkan diperoleh dari subjek pada saat terjadinya tingkah laku.
2. Keabsahan alat ukur dapat diketahui secara langsung. Tingkah laku yang diharapkan mungin akan muncul atau mungkin juga tidak muncul. Karena tingkah laku dapat dilihat, maka kita dapat segera mengatakan bahwa yang diukur memang sesuatu yang dimaksudkan untuk diukur.
Kerugian observasi adalah :
1. Untuk memperoleh data yang diharapkan, maka pengamat harus menunggu dan mengamati sampai tingkah laku yang diharapkan terjadi. Jika dana yang tersedia cukup besar, pengamat dapat menggunakan video perekam (videotape). Ini pun harus digunakan untuk merekam sejumlah tingkah laku lain sampai muncul tingkah laku yang relevan.
2. Beberapa tingkah laku, seperti tingkah laku criminal atau yang bersifat pribadi, sukar atau tidak mungkin diamati bahkan bisa membahayakan jika diamati. Untuk tingkah laku seperti ini, masih mungkin diperoleh data melalui wawancara. (Atherton & Klemmack, 1982)
Berdasarkan keterlibatan pengamatan dalam kegiatan-kegiatan orang yang diamati, Observasi dibedakan menjadi :
1. Observasi partisipan (participant observation)
Pengamat ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh subjek yang diteliti atau yang diamati, seolah-olah merupakan bagian dari mereka.
2. Observasi takpartisipan (nonparticipant observation)
Pengamat berada diluar subjek yang diamati dan tidak ikut dalam kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan.
Berdasarkan cara pengamatan yang dilakukan, observasi dibedakan menjadi :
1. Observasi tak berstruktur
Pengamat tidak membawa catatan tentang tingkah laku apa saja yang secara khusus akan diamati. Ia akan mengamati arus peristiwa dan mencatatnya untuk kemudian dianalisis.
2. Observasi berstruktur
Digunakan apabila peneliti memusatkan perhatian pada tingkah laku tertentu sehingga dapat dibuat pedoman tentang tingkah laku tertentu sehingga dapat dibuat pedoman tentang tingkah laku apa saja yang harus diamati.
D. STUDI DOKUMENTASI
Studi dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang tidak langsung ditujukan kepada subjek penelitian. Dokumen dibedakan menjadi dokumen primer, jika dokumen ini ditulis oleh orang yang langsung mengalami suatu peristiwa, contohnya otobiografi. Dan dokumen sekunder jika peristiwa dilaporkan kepada orang lain yang selanjutnya ditulis oleh orang lain, contonhya biorafi seseorang. Dokumen dapat berupa buku harian, surat pribadi, laporan, notulen rapat, catatan kasus (case records) dalam pekerjaan sosial, dan dokumen lainnya.
Beberapa keuntungan studi dokumentasi adalah :
1. Untuk subjek penelitian yang sukar atau tidak dapat dijangkau seperti para pejabat.
2. Takreaktif. Karena studi dokumentasi tidak dilakukan secara langsung dengan orang, maka data yang diperlukan tidak terpengaruh oleh kehadiran peneliti atau pengumpul data.
3. Analisis longitudinal. Biasanya dikhususkan yang menjangkau jauh ke masa lalu.
4. Besar sampel. Teknik ini memungkinkan untuk mengambil sampel yang lebih besar Karena dokumen-dokumen yang tersedia. (Bailey, 1982)
Beberapa kerugian studi dokumentasi adalah :
1. Bias. Data yang tersedia bias, maksudnya ceritanya berlebihan atau ada fakta yang disembunyikan.
2. Tersedia secara selektif. Tidak semua dokumen dipelihara untuk dapat dibaca ulang oleh orang lain.
3. Tida lengkap. Data yang diperlukan oleh penelitian tidak tercatat pada saat penulisan dokumen.
4. Format yang tidak baku. (Bailey, 1982)
Sebagaimana metode historic, dalam studi dokumentasi perlu dilakukan kritik terhadap sumber data, baik kritik internal maupun kritik eksternal.
Angket (self-administered questionnaire) adalah teknik pengumpulan data dengan menyerahkan atau mengirimkan daftar pertanyaan untuk diisi sendiri oleh responden. Responden adalah orang yang memberikan tanggapan atas atau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.
Keuntungan teknik angket adalah :
1) Angket dapat menjangkau sampel dalam jumlah besar karena dapat dikirimkan melalui pos.
2) Biaya yang diperlukan untuk membuat angket relative murah.
3) Angket tidak terlalu mengganggu responden karena pengisiannya ditentukan oleh responden sendiri sesuai dengan kesediaan waktunya.
Kerugian teknik angket adalah :
1) Jika angket dikirimkan melalui pos, maka persentase yang dikembalikan relative rendah.
2) Angket tidak dapat digunakan untuk responden yang kurang bisa membaca dan menulis.
3) Pertanyaan-pertanyaan dalam angket dapat ditafsirkan salah dan tidak ada kesempatan untuk mendapat penjelasan.
Pertanyaan dalam instrument penelitian dibedakan menjadi dua :
1. Pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang jawabannya tidak disediakan sehingga responden bebas menuliskan jawabannya sendiri. Keuntungannya yaitu memberikan kebebasan kepada responden untuk memberikan jawaban yang sesuai dengan pandangannya. Dan kerugiannya yaitu sulit mengolahnya karena harus membaca semua jawaban yang diberikan dan kemudian menggolong-golongkannya.
2. Pertanyaan tertutup adalah pertanyaan yang jawabannya sudah disediakan sehingga responden hanya tinggal memilih salah satu jawaban yang sudah disediakan dengan memberikan tanda, missal dengan melingkari huruf di depan jawaban yang dipilih. Keuntungannya yaitu mudah mengolah. Dan kerugiannya yaitu tidak memberikan kebebasan kepada responden untuk memberikan jawabannya.
Dalam membuat jawaban alternative untuk pertanyaan-pertanyaan tertutup perlu memperhatikan ketentuan-ketentuan berikut :
1. Penggolongan hanya didasarkan atas satu prinsip atau satu dimensi.
2. Golongan-golongan yang dibuat harus saling meniadakan.
3. Golongan-golongan yang dibuat harus menyeluruh.
Pedoman yang harus diperhatikan dalam membuat pertanyaan-pertanyaan atau pernyataan-pernyataan untuk instrument penelitian (Rubin & Babbie, 1989) :
1. Pertanyaan atau pernyataan harus jelas dan tidak meragukan.
2. Hindari pertanyaan atau pernyataan ganda.
3. Responden harus mampu menjawab.
4. Pertanyaan-pertanyaan atau pernyataan-pernyataan harus relevan.
5. Pertanyaan atau pernyataan yang pendek adalah yang terbaik.
6. Hindari pertanyaan, pernyataan, atau istilah yang bias, termasuk tidak menanyakan atau mengajukan pertanyaan yang sugestif.
Menurut Rubin & Babbie (1989) menyarankan urutan pertanyaan yang berbeda antara angket dan wawancara. Untuk angket dimulai dengan pertanyaan menarik, sedangkan wawancara pertama kali perlu dijalin hubungan baik dengan responden.
B. WAWANCARA
Wawancara (interview) adalah pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan secara langsung oleh pewawancara (pengumpul data) kepada respoden, dan jawaban-jawaban responden dicatat atau direkam dengan alat perekam (tape recorder).
Keuntungan wawancara adalah :
1. Wawancara dapat digunakan pada responden yang tidak bisa membaca dan menulis.
2. Jika ada pertanyaan yang belum dipahami, pewawancara dapat segera menjelaskannya.
3. Wawancara dapat mengecek kebenaran jawaban responden dengan mengajukan pertanyaan pembanding, atau dengan melihat wajah atau gerak-gerik responden. Kecuali melalui telepon.
Kerugian wawancara adalah :
1. Wawancara memerlukan biaya yang sangat besar untuk perjalanan dan uang harian pengumpul data.
2. Wawancara hanya dapat menjangkau jumlah responden yang lebih kecil.
3. Kehadiran pewawancara mungkin mengganggu responden.
Daftar pertanyaan disebut interview schedule, sedangkan catatan garis besar tentang pokok-pokok yang ditanyakan disebut pedoman wawancara (interview guide).
Beberapa hal yang peru diperhatikan untuk mendapatkan penerimaan dan kerja sama yang baik :
1) Penampilan fisik pewawancara, termasuk pakaian.
2) Sikap dan tingkah laku pewawancara, harus sopan.
3) Identitas pewawancara
4) Persiapan pewawancara, memahami dan menguasai pertanyaan.
C. OBSERVASI
Observasi atau pengamatan yaitu pengamatan dengan menggunakan indera penglihatan yang berarti tidak mengajukan pertanyaan-pertanyaan.
Keuntungan observasi adalah :
1. Data yang diperoleh adalah data yang dikumpulkan diperoleh dari subjek pada saat terjadinya tingkah laku.
2. Keabsahan alat ukur dapat diketahui secara langsung. Tingkah laku yang diharapkan mungin akan muncul atau mungkin juga tidak muncul. Karena tingkah laku dapat dilihat, maka kita dapat segera mengatakan bahwa yang diukur memang sesuatu yang dimaksudkan untuk diukur.
Kerugian observasi adalah :
1. Untuk memperoleh data yang diharapkan, maka pengamat harus menunggu dan mengamati sampai tingkah laku yang diharapkan terjadi. Jika dana yang tersedia cukup besar, pengamat dapat menggunakan video perekam (videotape). Ini pun harus digunakan untuk merekam sejumlah tingkah laku lain sampai muncul tingkah laku yang relevan.
2. Beberapa tingkah laku, seperti tingkah laku criminal atau yang bersifat pribadi, sukar atau tidak mungkin diamati bahkan bisa membahayakan jika diamati. Untuk tingkah laku seperti ini, masih mungkin diperoleh data melalui wawancara. (Atherton & Klemmack, 1982)
Berdasarkan keterlibatan pengamatan dalam kegiatan-kegiatan orang yang diamati, Observasi dibedakan menjadi :
1. Observasi partisipan (participant observation)
Pengamat ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh subjek yang diteliti atau yang diamati, seolah-olah merupakan bagian dari mereka.
2. Observasi takpartisipan (nonparticipant observation)
Pengamat berada diluar subjek yang diamati dan tidak ikut dalam kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan.
Berdasarkan cara pengamatan yang dilakukan, observasi dibedakan menjadi :
1. Observasi tak berstruktur
Pengamat tidak membawa catatan tentang tingkah laku apa saja yang secara khusus akan diamati. Ia akan mengamati arus peristiwa dan mencatatnya untuk kemudian dianalisis.
2. Observasi berstruktur
Digunakan apabila peneliti memusatkan perhatian pada tingkah laku tertentu sehingga dapat dibuat pedoman tentang tingkah laku tertentu sehingga dapat dibuat pedoman tentang tingkah laku apa saja yang harus diamati.
D. STUDI DOKUMENTASI
Studi dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang tidak langsung ditujukan kepada subjek penelitian. Dokumen dibedakan menjadi dokumen primer, jika dokumen ini ditulis oleh orang yang langsung mengalami suatu peristiwa, contohnya otobiografi. Dan dokumen sekunder jika peristiwa dilaporkan kepada orang lain yang selanjutnya ditulis oleh orang lain, contonhya biorafi seseorang. Dokumen dapat berupa buku harian, surat pribadi, laporan, notulen rapat, catatan kasus (case records) dalam pekerjaan sosial, dan dokumen lainnya.
Beberapa keuntungan studi dokumentasi adalah :
1. Untuk subjek penelitian yang sukar atau tidak dapat dijangkau seperti para pejabat.
2. Takreaktif. Karena studi dokumentasi tidak dilakukan secara langsung dengan orang, maka data yang diperlukan tidak terpengaruh oleh kehadiran peneliti atau pengumpul data.
3. Analisis longitudinal. Biasanya dikhususkan yang menjangkau jauh ke masa lalu.
4. Besar sampel. Teknik ini memungkinkan untuk mengambil sampel yang lebih besar Karena dokumen-dokumen yang tersedia. (Bailey, 1982)
Beberapa kerugian studi dokumentasi adalah :
1. Bias. Data yang tersedia bias, maksudnya ceritanya berlebihan atau ada fakta yang disembunyikan.
2. Tersedia secara selektif. Tidak semua dokumen dipelihara untuk dapat dibaca ulang oleh orang lain.
3. Tida lengkap. Data yang diperlukan oleh penelitian tidak tercatat pada saat penulisan dokumen.
4. Format yang tidak baku. (Bailey, 1982)
Sebagaimana metode historic, dalam studi dokumentasi perlu dilakukan kritik terhadap sumber data, baik kritik internal maupun kritik eksternal.
Selasa, 08 November 2011
Membaca Jendela Dunia
Membaca adalah jendela dunia, dengan kita banyak membaca, banyak juga pengetahuan dan wawasan yang akan kita dapatkan. Tidak pernah ada kata RUGI untuk membaca, karena banyak sekali manfaat yang akan kita dapatkan dari membaca. Banyak orang yang bilang, bahwa membaca adalah hobinya. Bisa dibayangkan seberapa banyak pengetahuan dan wawasan orang itu kalau hobinya adalah membaca. Atau membaca juga bisa mengisi waktu senggang dan waktu luang.
Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari membaca, membaca meningkatkan proses mental secara aktif, membaca akan meningkatkan kosakata, membaca akan meningkatkan konsentrasi dan focus, membangun kepercayaan diri, meningkatkan memori, meningkatkan kedisiplinan, meningkatkan kreativitas, dan mengurangi kebosanan. Jadi budayakan membaca sejak dini, untuk masa depan yang lebih baik.
Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari membaca, membaca meningkatkan proses mental secara aktif, membaca akan meningkatkan kosakata, membaca akan meningkatkan konsentrasi dan focus, membangun kepercayaan diri, meningkatkan memori, meningkatkan kedisiplinan, meningkatkan kreativitas, dan mengurangi kebosanan. Jadi budayakan membaca sejak dini, untuk masa depan yang lebih baik.
Fotokopi yang ramah lingkungan
Fotokopi alat untuk mempermudah jika kita malas mencatat, apalagi sebagai seorang mahasiswa fotokopi sangat dibutuhkan. Namun, fotokopi bisa jadi sampah jika sudah tidak dibutuhkan lagi. Maka dari itu kita sebagai generasi penerus bangsa, harusnya lebih tanggap dengan mencanangkan fotokopi yang ramah lingkungan, maksudnya ramah lingkungan disini yaitu lingkungan tidak menjadi kotor hanya karena sampah fotokopi.
Untuk menciptakan fotocopy yang ramah lingkungan dimulai dengan penghematan kertas, missal fotokopi dengan size diperkecil dan fotokopi dengan cara bolak-balik. Jika semua orang melakukan itu pasti akan membawa pengaruh besar bagi lingkungan. Karena bahan utama kertas yaitu dari pohon, kalau kita hemat kertas otomatis pohon tidak harus selalu ditebang untuk menjadi bahan baku kertas. Dan lingkungan bias tetap hidup.
Untuk menciptakan fotocopy yang ramah lingkungan dimulai dengan penghematan kertas, missal fotokopi dengan size diperkecil dan fotokopi dengan cara bolak-balik. Jika semua orang melakukan itu pasti akan membawa pengaruh besar bagi lingkungan. Karena bahan utama kertas yaitu dari pohon, kalau kita hemat kertas otomatis pohon tidak harus selalu ditebang untuk menjadi bahan baku kertas. Dan lingkungan bias tetap hidup.
Baik dan buruknya pengaruh iklan ditelevisi
Televisi sepertinya sudah menjadi kebutuhan di zaman sekarang ini, tidak ada keluarga yang tidak punya televisi, pasti semua punya. Dan program acaranya juga beraneka ragam, mulai dari acara berita, music, sinetron, kartun. Sebuah program tidak akan jalan tanpa adanya sebuah iklan, iklan memegang peranan sangat penting dalam suksesnya suatu program. Padahal menurut pendapat kita sebagai customer, iklan itu hanya mengganggu suatu acara yang sedang kita tonton.
Tapi walaupun menggangu, iklan juga mempunyai banyak manfaat misalnya kita dapat mengetahui produk yang lagi banyak dipakai orang-orang, atau tempat refreshing yang keren, diskon di suatu tempat perbelanjaan, dan masih banyak lagi. Tapi iklan juga membawa dampak negative, misalnya adegan ngebut-ngebutan motor, perkelahian yang seharusnya tidak diperlihatkan kepada anak kecil.
Tapi walaupun menggangu, iklan juga mempunyai banyak manfaat misalnya kita dapat mengetahui produk yang lagi banyak dipakai orang-orang, atau tempat refreshing yang keren, diskon di suatu tempat perbelanjaan, dan masih banyak lagi. Tapi iklan juga membawa dampak negative, misalnya adegan ngebut-ngebutan motor, perkelahian yang seharusnya tidak diperlihatkan kepada anak kecil.
Ketika berwirausaha menjadi pilihanku
Berwirausaha merupakan satu-satunya jalan jika kita tidak diterima kerja di perkantoran, dan menjadi seorang wirausaha itu tidak harus memiliki gelar. Bahkan tamatan SD bisa menjadi seorang wirausaha yang sukses, asalkan ada niat pasti ada jalan. Tapi banyak sekarang yang tidak berani menjadi wirausaha karena terbentur masalah MODAL. Padahal banyak zaman sekarang, yang menawarkan untuk membuka sebuah usaha, dapat meminjam uang dan digunakan sebagai modal.
Yang terpenting untuk menjadi seorang wirausaha yang sukses yaitu memiliki rasa percaya diri, focus pada kekuatan, tangkap peluang sebanyak mungkin, berani mengambil keputusan, berjiwa pemimpin, memiliki harapan dan optimisme, mau membuat perencanaan, kerja keras dan disiplin, membuka diri dan membangun relasi, dan berani mengambil resiko atas hal-hal baru.
Yang terpenting untuk menjadi seorang wirausaha yang sukses yaitu memiliki rasa percaya diri, focus pada kekuatan, tangkap peluang sebanyak mungkin, berani mengambil keputusan, berjiwa pemimpin, memiliki harapan dan optimisme, mau membuat perencanaan, kerja keras dan disiplin, membuka diri dan membangun relasi, dan berani mengambil resiko atas hal-hal baru.
Langganan:
Postingan (Atom)